Didasari oleh sifat manusia yang memang tidak pernah puas, semua hal yang sudah menjadi nafsu dunia terus dikejar hingga dia membuat mata hatinya buta akan hal yang buruk yang dilakukanya. Ketika seorang manusia diberikan amanah, seharusnya dia bertanggung jawab atas amanah tersebut dan mengusahakan melaksanakanya dengan baik serta dengan kaidah tuntunan ajaran agama. namun karna nafsu dunia, semuanya membuat lalai atas amanah yang diberikan. Apabila kita diberi amanah dan dipercaya untuk memimpin suatu pekerjaan, maka kita harus tau betul akan tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan, sehingga kita dapat menjalankan amanah sebagaimana mestinya. Tetapi, sayang sekali hanya segelintir orang yang menyadari akan hal tersebut. Jabatan yang kita emban bukanlah suatu hal yang patut untuk di bangga-banggakan, justru amanah itu menuntut kita untuk bisa bertanggung jawab. Sudah banyak contoh dimuka bumi ini yang menyalah gunakan jabatan yang dimiliki untuk melakukan hal yang tidak sepatutnya dilakukan.
Terlebih lagi apabila diamanahkan sebagai seorang guru, dosen dan pengajar. Ketahuilah bahwa amanah itu bukanlah permainan yang bisa dilaksanakan seenaknya saja, ingat!!!! Pertanggung jawaban diakhirat menanti atas amanah yang diemban saat di dunia.
Hal yang lebih tidak mencerminkan kebaikan ialah memanfaatkan kedudukan yang dimiliki untuk mewujudkan apa yang diinginkan tanpa memikirkan efek baik dan buruk, bahkan kedudukan akan melakukan apa saja yang di anggapnya tidak sesuai dengan apa yang diinginkannya.
Saat ini banyak sekali orang yang memiliki itikad baik, orang memiliki mutu, justru dilenserkan oleh para atasan hanya karena tidak sesuai dengan yang diinginkan atasan. Ingatlah wahai para pemegang kekuasaan baik dari ketua RT sampai PRESIDEN !!! Tanggung jawab anda akan dipertanyak esok. Jadi, jalankanlah amanah yang telah diberikan kepada diri anda sesuai dengan aturan dan dengan tuntunan agama agar semua menjadi berkah. Jangan memutuskan sepihak dengan bawahan anda, rangkulah mereka, kembalilah kepada masa perjuangan dengan membicarakan segala persoalan dengan bermusyawarah, bukan salung menjatuhkan. Wajar saja bila terdapat perbedaan pendapat, karna perbedaan adalah sebagai suatu kontrol terhadap suatu persoalan.
Apabila suatu perbedaan dianggap sebagai musuh, maka tunggulah KEHANCURAN .... !!!
Terimakasih semoga bermanfaat, hanya untuk saling nasehat-menasehati sebagai sesama manusia dan hablumminannas :)
x

.jpg)